Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia

 on Monday, April 28, 2014  

Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia Hari ini (28/4/2014), seniman papan atas Indonesia ini meninggal dunia pukul 07:25 WIB di Rumah Sakit Meilia, Cibubur dalam usia 75 tahun menjelang usia 76 tahun. Sebelumnya diketahui jika Idris Sardi menderita sakit pada lambung dan liver sejak Desember 2013.
Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia
Kabar duka meninggalnya Idris Sardi langsung tumpah ruah bersahutan dengan ucapan dukacita di media sosial Twitter. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon lewat akunnya mengabarkan, “Telah wafat maestro IDRIS SARDI td pagi jam 07.25 di RS Meilia, Cibubur. Semoga almarhum diterima di sisi terbaik Allah SWT.”

Biografi Idris Sardi
Karir Idris Sardi dimulai padaumur sepuluh tahun ia sudah mendapat sambutan hangat pada pemunculannya yang pertama di Yogyakarta tahun 1949, sejak ia mengenal Biola pada umur 6 tahun.  Idris Sardi adalah "anak ajaib" untuk dunia Seni di Indonesia terutama bagi pemain alat musik Biola, Sebab sejak usia muda sekali Idris Sardi sudah lincah bermain biola.

Tahun 1952 Sekolah Musik Indonesia (SMIND) dibuka, dengan persyaratan menerima lulusan SMP atau yang sederajat. Pada tahun 1952, Idris Sardi baru berusia 14 tahun, sehingga ia belum lulus SMP, namun karena permainannya yang luar biasa ia bisa diterima sebagai siswa SMIND tersebut. Bersama temannya yang juga pemain biola, Suyono (almarhum) namun bukan anak ajaib, yang lebih tua 2 tahun merupakan dua orang siswa SMIND yang berbakat sekali.

Pada orkes slswa SMIND pimpinan Nicolai Varvolomejeff, tahun 1952 Indris yang masih memakai celana pendek dalam seharian duduk sebagai concert master pada usia 14 tahun, duduk bersanding dengan Suyono. Rata-rata siswa SMIND berusia di atas 16 tahun.

Guru biola Idris waktu di Yogyakarta (1952-1954) adalah George Setet, sedangkan pada waktu di Jakarta (setelah 1954) adalah Henri Tordasi. Kedua guru orang Hongaria ini telah mendidik banyak pemain biola di Indonesia (orang Hongaria adalah pemain biola unggul).

Karier Musik
Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia
Ketika M. Sardi meninggal, 1953, Idris dalam usia 16 tahun harus menggantikan kedudukan sang ayah sebagai violis pertama dari Orkes RRI Studio Jakarta pimpinan Saiful Bahri.

Pada tahun 60-an, Idris beralih dari dunia musik biola serius, idolisme Heifetz, ke komersialisasi Helmut Zackarias.

Seandainya dulu Idris Sardi belajar klasik terus pada tingkat kelas master dengan Jascha Heifetz atau Yahudi Menuhin, maka ia akan menjadi pemain biola kelas dunia setingkat dengan Heifetz dan Mehuhin. Namun, meskipun dia belum pernah belajar biola di luar negeri, ia tetap setingkat dengan Zacharias.

Orang Indonesia yang pernah belajar dengan Haifetz adalah Ayke (Liem) Nursalim, kini keadaannya tidak dapat main biola lagi akibat kram pada jari-jarinya, dan merupakan wanita pemain biola Indonesia yang pernah terpandang (dulu di usia 4 tahun/1955 di Yogyakarta sudah main di orkes).

Penghargaan

Penghargaan yang diraih antara lain sebagai berikut :
    Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia
  • Komponis dan ilustrator musik untuk film. 
  • Piala citra untuk Penata Musik Terbaik antara lain dalam film Pengantin Remaja (1971), Perkawinan (1973), Cinta Pertama (1974) dan Doea Tanda Mata (1985).

Idris Sardi adalah ayah dari pemain film Santi Sardi dan Lukman Sardi dari pernikahannya Zerlita. Setelah perceraiannya dengan Marini, Perkawinannya yang ketiga adalah dengan Ratih Putri.
Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia 4.5 5 Kata Mutiara Terbaru Monday, April 28, 2014 Idris Sardi Maestro Biola Meninggal Dunia Hari ini (28/4/2014), seniman papan atas Indonesia ini meninggal dunia pukul 07:25 WIB di Rumah S...